Investasi Saham Tanpa Modal

Investasi saham tanpa modal mungkin pernah terbesit di pikiran kita, namun apakah hal tersebut benar-benar ada? Sebelum menjawabnya, kita harus tahu bagaimana berinvestasi di saham lebih dulu.

Investasi saham dapat dikatakan sebagai investasi yang high return-high risk atau bisa mendatangkan keuntungan besar bahkan sangat besar namun juga memiliki resiko yang sama. Karenanya dibutuhkan pengetahuan yang cukup untuk menekuninya, bila kita salah memilih saham atau salah membeli saham gorengan maka modal kita bisa habis begitu saja.

Cara Investasi saham tanpa modal

Dari hal inilah yang membuat orang banyak mencari cara bagaimana bermain saham namun tidak menggunakan modal untuk meminimalkan resikonya. Meskipun akan sulit kita temukan, namun ada cara yang bisa kita gunakan untuk “mengakali” modal dalam investasi saham yaitu :

Baca juga : Rekomendasi Investasi Valuta Asing Untuk Pemula

1. Daftar virtual account

Virtual account yang bisa digunakan untuk berlatih dalam investasi saham disediakan oleh beberapa situs broker. Kita hanya perlu mendaftar pada situs tersebut dan kemudian kita akan diberikan sejumlah modal guna mencicipi bagaimana rasanya bermain saham secara online. Kita bisa merasakan pengalaman secara nyata sebab kondisi pasar pada akun virtual dibuat nyata atau real.

Untuk mendapatkan keuntungan dalam investasi saham kita perlu membeli saham berkualitas atau saham bluechip ketika harganya turun. Kemudian kita harus menahannya selama beberapa waktu, lama maupun sebentarnya disesuaikan dengan kondisi pasar. Setelah itu bila kenaikan harga saham sesuai dengan target kita atau mencapai harga tertingginya barulah aset saham tersebut kita jual.

Sejumlah kecil uang dari virtual account inilah yang akan kita gunakan untuk membeli saham yang sebenarnya, sehingga dapat dikatakan kita tidak membutuhkan modal. Disini hanya mensyaratkan kita mendaftar dengan nama akun, email dan alamat saja.

Umumnya setiap situs broker mempunyai persyaratan yang berbeda ketika mendaftar, akan tetapi umumnya syarat tersebut mudah dan ringan. Begitu kita selesai mendaftar umumnya kita akan diberikan sejumlah modal yang besarannya berkisar Rp 100 ribu (maksimal). Modal ini hanya dapat digunakan untuk bertransaksi dalam bermain saham di situs broker tersebut.

2. Reward dan Komisi

Selain virtual account, cara lain yang dapat kita gunakan untuk berinvestasi saham tanpa modal adalah dengan mengumpulkan reward. Biasanya kita diharuskan mengajak teman maupun kerabat untuk mendaftar dan bermain saham pada suatu web broker. Jika berhasil kita akan mendapatkan reward, dana hasil reward inilah yang akan kita gunakan untuk modal bermain saham.

Reward ini besarannya bervariatif, hal ini ditentukan oleh berapa modal yang teman maupun kerabat Anda keluarkan untuk membeli saham pada web tersebut. Selain itu Anda juga dapat menyebarkan link-nya sebagai bentuk afiliasi, dan bila ada yang mendaftar melalui link tersebut maka Anda juga akan mendapat reward. Pastikan web broker yang dipilih telah terdaftar di Bappebti agar keamanannya lebih terjamin.

Cara investasi saham dengan modal kecil

Tahukah Anda? apabila Anda sudah memahami bagaimana cara investasi saham, sebenarnya investasi saham cukup mudah dan dapat dilakukan dengan modal kecil. Namun tentunya hal ini membutuhkan ketelitian dan kesabaran, jadi bisa dianggap seperti menabung untuk masa depan. Bila Anda bermain saham dengan modal yang kecil, berikut beberapa tips dan cara melakukannya :

1. Aturlah posisinya

Kesalahan yang umum dilakukan oleh investor pemula adalah memperlakukan opsi seperti saham. Masa simpan yang sangat kecil sekitar 1 bulan merupakan opsi yang dapat menyia-nyiakan aset Anda. Jadi aturlah posisinya sebaik mungkin karena kedaluarsa tidak likuid di luar.

2. Aturlah periode holding

Kesalahan umum lainnya yang sering dilakukan pemula dalam trading opsi tunggal adalah menahan dalam periode waktu yang maksimum. Hal ini dapat memperburuk kemungkinan menghasilkan uang sebab peluruhan theta dapat melampaui kemungkinan keuntungan. Untuk trading opsi tunggal jangka waktu yang kita ambil haruslah pendek. Dengan begitu kita dapat berpartisipasi pada zona breakdown atau breakout dan kita bisa segera keluar dari trading.

Tips yang bisa Anda lakukan adalah buat periode penahanan malsimalnya selama 3 hari, namun pada minggu kadaluarsa kita sudah harus turun ke intraday. Sehingga disini kita harus mengikuti stop exit dan loss dengan tidak mengandalkan harapan.

3. Target dasar dan praperhitungan pemberhentian

Option trading yang akan Anda pilih sebaiknya diselaraskan dengan target dan pemberhentian yang didasari pada studi prediksi. Untuk memudahkannya, Anda bisa menggunakan kalkulator opsi yang banyak tersedia secara online. Dengan begitu kita dapat mengkonversikan pemberhentian dan target dasar menjadi target opsi dan pemberhentian dalam trading.

Tingkat opsi harus kita hitung memakai tingkat dan waktu perkiraan yang menjadi dasar kita. Dengan begitu kita tidak mudah terkena tipuan karena faktor perhitungan yang tidak atau kurang akurat.

4. Jangan terhasut saham dalam berita

Sebagai investor pemula, kita juga jangan mudah terhasut oleh saham yang tengah hangat diberitakan oleh media. Terkadang pasar mempunyai cara yang unik dalam memprediksi pengaruh berita untuk mempengaruhi nilai atau harga saham tertentu.

Akan tetapi bila Anda memasang trading dalam jangka waktu yang pendek maka hal ini tidak terlalu menjadi masalah pada valuasi saham untuk opsi trading. Disamping itu banyak pula supply and demand yang tersedia dalam jangka waktu yang pendek.

5. Hindari acara yang tidak kita ketahui

Trading bisa sangat mirip dengan perjudian bila kita tidak mengetahui hasil dari trading acara, ini juga kesalahan yang umum dilakukan pemula. Kebanyakan orang bila niatnya untuk bersenang-senang dan berjudi justru kalah ketika mereka masuk.

Jadi kita harus punya pola pikir bahwa trading adalah bisnis, dengan begitu kita tidak akan masuk ke dalam trading yang menjurus pada perjudian. Karenanya hindari beberapa acara yang tidak kita ketahui seperti :

  • kebijakan fiskal.
  • kebijakan moneter.
  • hasil saham dimasa mendatang.
  • dan berbagai bentuk yang terlihat menarik.

6. Beri pembatasan pada jumlah perusahaan terbuka Sebelum mulai berinvestasi, Anda perlu menyeleksi dan memilih beberapa perusahaan yang layak. Sebab akan menjadi tugas yang sangat sulit bila harus mengelola banyak perusahaan sekaligus. Jangan tahan 2 atau 3 bahkan lebih perusahaan diwaktu yang sama untuk memperkecil resiko kegagalan nantinya.