Mayoritas Pasar Saham Asia Melemah Beda dengan Wall Street

Pasar saham Asia terlihat menurun pada perdagangan Rabu (22/6/2022) pagi. Keadaan itu berlainan dengan Wall Street yang meneruskan reli di tengah-tengah kekuatiran inflasi dan suku bunga.

Di lansir dari Reuters, index MSCI’s untuk daerah Asia Pasifik di luar Jepang (MIAPJOOOOPUS) jatuh 1 %. Dalam pada itu, Tokyo Nikkei (N225) berserah pada pengokohan pada awal perdagangan dan memulai bergerak mencatatr.

Adapun, China Blue Chips (CSI300) menurun 0,4 %, index Hong kong Hang Seng (HSI) jatuh 0,9 %, dan KOSPI Korea (KS11) amblas sampai 1,78 %.

Dari dalam negeri, Index Harga Saham Kombinasi (IHSG) sempat dibuka kuat. Tetapi bergerak menurun 0,18 % ke tingkat 7.031,57

 

Di lain sisi, pasar khusus AS sebagai parameter naik 2 % tadi malam. Seperti Index Dow Jones yang kuat 2,15 %, dan S&P 500 yang naik 2,45 %.

Hal tersebut kemungkinan dikuasai oleh prospect ekonomi yang tidak seburuk prediksi awalnya. Dalam pada itu, beberapa investor di pasar Asia masih mencemaskan peraturan bank sentra yang bisa menggerakkan ekonomi dunia ke krisis. Khususnya dalam peraturan kurangi dampak inflasi yang tinggi dengan peningkatan suku bunga.

” Saya berpikir reli pasar yang bearish pasca-liburan belakangan ini sebagai cerminan dari ketidakjelasan yang dipunyai investor berkenaan apa kita sudah menyaksikan pucuk inflasi dan cara hawkish The Fed, saya berpikir kita telah dekat,” tutur pakar vital pasar global Invesco untuk Asia Pasifik, David Chao, diambil dari Reuters pada Rabu (22/6/2022).

 

Leave a Comment

Your email address will not be published.